Bagian Satu: Mommy, the Yogurt Has a Princess Picture!

BAGIAN SATU: MOMMY, THE YOGURT HAS A PRINCESS PICTURE!
Penulis: Manik Permata

Sinopsis: Putri sedang mencari bahan keperluan bayi di sebuah supermarket ketika ia melihat seorang anak lucu meminta yogurt kepada ibunya. Terjadi sebuah percakapan pendek menarik antara keduanya. Bagaimana si anak meminta? Bagaimana si ibu menekankan pemahaman dan tanggung jawab? Simak ceritanya ya…

Yogurt-Kid

Sebagai calon ibu, Putri sering pergi hunting untuk mengecek dan membandingkan harga diskon utamanya yang berhubungan dengan keperluan bayi. Setelah capek berkeliling ke toko-toko baju, sepatu, prams, baby stuff, ia menuju bagian keperluan dapur dan kulkas.

Di sampingnya, di bagian susu dan yogurt, ada seorang anak gadis kecil yang rambutnya dikuncir dua. Umurnya mungkin tak lebih dari tiga tahun. Ia sedang menemani ibunya berbelanja. Girang sekali. Sambil mengelus-elus perut bulatnya, Putri memandang anak kecil riang itu.

Mommy, Mommy! This yogurt has princess picture, Mommy,” kata anak kecil itu sambil mengambil satu kotak yogurt di depannya.

Yes, that’s cute, isn’t it?” balas sang ibu lalu lanjut memilih-milih susu dan mentega.

So cute!” kata si anak lagi, “Can we buy this yogurt, Mommy?

Well, do you think we need more yogurts in our fridge, honey?

Putri langsung menoleh ke arah si ibu dan anak. Ia berpikir, sekarang anak itu akan menangis meronta-ronta minta dibelikan yogurt bergambar princess itu. That’s what kids do, right?

Wrong.

Anak itu terlihat sedang berpikir sebentar, lalu dengan manis menaruh yogurt itu kembali. Lalu langsung dengan riangnya lagi melihat-lihat barang yang lain lagi, seperti tidak pernah terjadi apa-apa yang membuatnya kecewa.

Kejadian sederhana, tapi menurutnya sangat bermakna. Kalau ia menjadi ibunya, sangat mungkin ia akan langsung membelikan yogurt bergambar princess itu. Berapa sih harganya, dibanding dengan kepuasan dan kegembiraan anaknya mendapatkan apa yang ia mau. Lagi pula, apa bisa anak sekecil itu sudah diharapkan mengerti dan tahu apa isi kulkas di rumah mereka, apakah masih yogurt di rumah atau tidak.

Semuanya bisa jauh lebih mudah jika anak diajarkan mengerti keadaan rumah, belajar ikut berperan, bertanggung jawab sesuai porsinya dan mengurangi resiko tantrum (mengamuk atau marah-marah) di depan umum. Karena kalau anak itu diberikan yogurt sekarang, besok-besok entah apa lagi yang akan diminta anak itu kalau ia tahu semua yang dia minta akan diberikan.

Sumber gambar

.:Selesai:.

Klik tautan ISSUU ini untuk mengunduh dan membaca versi e-book cerita ini secara gratis. Jangan lupa berbagi ya, terima kasih :)

One thought on “Bagian Satu: Mommy, the Yogurt Has a Princess Picture!

  1. Pingback: Bagian Tiga: Can You Carry It for Me, Please? | Menginspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s